Cerita Misteri: Cerita Radio

cerita misteri

ilustrasi

Hari itu Nuna siaran radio seperti biasa. Di malam Jumat seperti ini adalah jadwal dia memandu acara misteri yang akan dikirimkan oleh setiap pendengarnya. Nuna pun seperti biasa akan menanggapi cerita dari setiap pendengarnya ini dengan bertanya ataupun menebak. Jangan lupakan efek horor dari latar belakang musik yang sengaja ia putar untuk membuat cerita pendengarnya ini semakin membuat mereka para pendengar lain merinding.

Salah satu pendengarnya malam itu menelepon. Ia menceritakan tentang ia semasa tinggal di kostan dulu. Alur yang dibuat cukup dimengerti ketika si pendengr bercerita mulai dari setiap malam ia selalu mendengar dengkuran suara pria padahal kostannya adalah kostan khusus perempuan, suara air di kamar mandi yang selalu menyala setiap tengah malam padahal sudah dimatikan sejak sebelum tidur. Televisi yang selalu mati tiba-tiba pun menjadi bahan ketakutannya tersendiri. Di atap kamar kostannya pun tepatnya atap kamarnya, ia selalu mendengar suara gedebak gedebuk seperti seorang yang berjalan ataupun jatuh. Padahal jelas-jelas kostannya itu adalah tempat yang bebas tikus. Jendela di belakang kamarnya setiap malam selalu seolah ada yang mengetuk setiap malamnya, dan pintu yang tiba-tiba suka tidak terkunci setiap pagi padahal malamnya sudah jelas dikunci.

Sampai suatu malam ia bermimpi ia tidur di dalam keranda mayat, ia tahu itu hanya mimpi dan ingin bangun. Namun, seolah ia diikat dan dicengkram hingga ia tidak bisa membuka matanya. Dadanya seolah didduduki seseorang yang begitu berat sampai ia sesak dan susah bernapas. Matanya rapat tidak bisa dibuka, padahal ia sadar itu hanya mimpi. Ia ingin bereteriak namun apa daya mulutnya seolah di perban hingga tak bisa mengucapkan sepatah katapun. Tenggorokannya kering, ia terus berusaha ingin bangun tapi sia-sia, ia tetap tidak bisa. Lama kelamaan lehernya makin sakit serasa dicekik. Nafasnya dirasa semakin habis. Sampai akhirnya ia bisa bangun setelah dalam mimpinya keranda itu terbuka.

Nuna mengangguk-anggku mendengar cerita tersebut. Tapi, tidak dengan menit selanjutnya. Nuna menjerit dan langsung meninggalkan studio siarannya ketika penelepon tadi mengatakkan. “itulah cerita saya ketika masih hidup!!!”

Dibaca 3051 kali

Bagikan rasa takut kalian...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>