Cerita Misteri: Teman Begadang

Cerita Misteri ini terjadi di tahun keempat, di kota kedua tempat kost yang baru.

Dari semua penghuni di deretan kamar kost saya, semuanya penakut. Saya juga penakut, tetapi ketika dihadapkan dengan orang yang penakut semua tentu saya akan jadi pemberani. Jadi, ketika ada sesuatu yang menakutkan mereka akan berlari pada saya. Walaupun tidak bisa bohong, saya sendiri takut mendengar mereka menceritakan hal-hal itu.

cerita misteri
diambil dari: acplteens.wordpress.com

Ketika memasuki area kostan, siapapun orang yang baru pertama kali masuk pasti akan bertanya “kamu betah disini? Kamu gak takut kalau malam?” Kenyataannya, memang betah dan tidak ada hal yang menakutkan juga jika malam. Kecuali bagi yang lain. Suara tangisan, dentuman pintu, atau jendela yang diketuk merupakan hal yang sering dibahas ketika sedang berkumpul. Mereka semua akan menceritakan apa saja cerita misteri yang mereka dengar setiap malam.

Salah satu mantan penghuni di situ memang pernah mengatakan, anak baru biasanya akan diajak berkenalan oleh penunggu. Biasanya dengan suara-suara tangisan seperti itu. Saya jadi berpikir, mereka semua mendengar itu dan saya tidak, apa artinya belum saatnya? Setiap kami membahas masalah suara-suara itu, saya akan jadi pendengar yang baik walaupun saya tidak pernah dan tidak mau mendengar itu. Maka sebagai antisipasi, setiap malam saya akan tidur dengan suara radio yang kencang atau televisi yang menyala. Tapi, jika tiba-tiba saat bangun televisi atau radionya mati tanpa kita atur waktu otomatisnya, apakah itu wajar? Mungkin kita terlalu banyak mendengarkan cerita misteri.

Mungkin saya tidak mendengar suara-suara aneh, tapi saya bisa merasakan aura berbeda khususnya kamar saya. Saya sangat betah menghabiskan waktu di kamar tetapi anehnya saya selalu merasa tidak sendiri. Pola berpikir saya, saya atur dengan ‘saya percaya makhluk seperti itu ada, tapi jika saya tidak mengganggu saya tidak perlu takut untuk diganggu’. Ketika mengerjakan tugas sampai dini hari, saya juga tidak merasa sendiri karena merasa ada yang menemani tanpa tahu siapa. Saya selalu mengahabiskan masa libur saya dengan mengambil semester pendek, jadi mau tidak mau selalu menjadi penghuni kost sendiri khususnya untuk deret kamar saya ketika yang lain berlibur. Lingkungan kost yang sepi anehnya tidak membuat saya takut karena saya merasa selalu ada yang menjaga dan menemani.

Karena penasaran, akhirnya saya bertanya pada teman saya yang pernah menginap di kamar yang pada akhirnya sakit keesokan harinya. Kali ini bukan karena cerita misteri kapan hari. Teman ini bisa melihat ‘sesuatu’ tapi tidak pernah bercerita pada siapapun, hanya dengan sakit itu menjadi tanda bagi kita kalau dia suadah melihat ‘sesuatu’ itu.

Ternyata kamar saya memang ada penghuninya, dan dia sama seperti saya pendiam. Dia tidak mengganggu saya justru benar dia banyak menemani saya. Kepada teman saya pun makhluk itu hanya menatapnya. Lalu kenapa teman saya sakit? Ternyata di kamar sebelah dia menemukan makhluk yang sedikit usil dengan menampakan tangannya di jendela.

Untuk yang pernah menemani saya tanpa mengganggu, semoga sekarang kamu cocok dengan teman baru di kamar itu. Cerita misteri yang sangat menyeramkan bukan?

Dibaca 3232 kali

Bagikan rasa takut kalian...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>